Melakukan amal perbuatan karena ingin dipuji orang lain ,disebut?

Soal Pilihan Ganda

Melakukan amal perbuatan karena ingin dipuji orang lain ,disebut?

  1. a. riya
  2. b. takabur
  3. c. tasamuh
  4. d. ikhlas
  5. Semua jawaban benar

Jawaban: A. a. riya

Dilansir dari Encyclopedia Britannica, Melakukan amal perbuatan karena ingin dipuji orang lain ,disebut a. riya.

Halo Sahabat Santri Nesia, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai melakukan amal perbuatan karena ingin dipuji orang lain. Sebuah tindakan yang sering kali terjadi di masyarakat kita. Pada dasarnya, amal perbuatan merupakan bentuk ibadah yang dilakukan untuk mendapatkan pahala di sisi Allah Swt, bukan karena mencari pujian atau pengakuan dari manusia.

Namun, tak jarang kita menjumpai orang yang melakukan amal perbuatan dengan motivasi yang salah, yaitu agar dipuji oleh orang lain. Sikap seperti ini secara filosofis juga terkait dengan kondisi ego manusia yang senang mendapatkan pengakuan dari orang lain.

Sebagai umat Muslim, kita diwajibkan untuk beramal shaleh sesuai dengan ajaran agama. Hal ini tertuang dalam kitab suci Al-Qur’an maupun hadis-hadis Rasulullah saw. Tentu saja, tujuan kita melakukan amal perbuatan haruslah murni karena ingin mendapatkan ridha Allah dan berusaha mendekatkan diri kepada-Nya.

Alasan Orang Melakukan Amal Perbuatan untuk Dipuji

Sebelum kita lebih jauh membahas mengenai masalah ini, penting bagi kita untuk mengetahui apa sebenarnya alasan di balik seseorang melakukan amal perbuatan dengan tujuan ingin dipuji orang lain. Berikut beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perilaku tersebut:

1. Rasa ingin diakui dan dihargai

Sebagai manusia, tak dapat dipungkiri bahwa kita memiliki rasa ingin diakui dan dihargai oleh orang lain. Rasa ini timbul karena adanya kebutuhan akan pengakuan, terutama dari orang-orang terdekat seperti keluarga, teman, atau masyarakat sekitar.

2. Konteks budaya

Budaya yang ada di masyarakat juga berperan dalam mempengaruhi alasan seseorang melakukan amal perbuatan untuk mencari pujian. Terkadang, timbul norma-norma yang menuntut seseorang untuk memiliki reputasi yang baik di mata orang lain.

3. Pengaruh lingkungan

Lingkungan sekitar juga dapat memberikan pengaruh yang besar terhadap perilaku seseorang. Ketika seseorang melihat orang lain mendapatkan pujian karena melakukan amal perbuatan, dia juga ingin merasakan hal yang sama.

4. Rasa rendah diri

Sebaliknya, ada juga orang yang melakukan amal perbuatan karena mereka merasa rendah diri. Dengan mencari pengakuan dari orang lain, mereka berharap dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka.

5. Hasrat untuk mendapatkan manfaat dunia

Seiring dengan perkembangan zaman, motivasi seseorang dalam melakukan amal perbuatan mungkin juga dapat dipengaruhi oleh hasrat untuk mendapatkan manfaat dunia. Hal ini terutama terlihat pada kasus kegiatan sosial yang dipublikasikan di media sosial atau oleh selebriti sebagai bagian dari branding pribadi mereka.

Dampak dari Melakukan Amal Perbuatan karena Ingin Dipuji Orang Lain

Meskipun niat awalnya baik untuk beramal perbuatan, namun jika motivasinya salah, yaitu untuk mencari pengakuan dari orang lain, maka dampaknya juga akan berbeda. Berikut adalah beberapa dampak yang dapat muncul ketika seseorang melakukan amal perbuatan karena ingin dipuji:

1. Merusak niat ikhlas

Niat ikhlas adalah salah satu syarat utama agar amal perbuatan diterima oleh Allah Swt. Jika dilakukan dengan motivasi yang salah, amal perbuatan tersebut tidak akan bernilai di mata-Nya. Artinya, semua usaha yang telah kita lakukan tidaklah mendapatkan pahala yang seharusnya.

2. Menyebabkan riya

Riya adalah perbuatan yang dilakukan untuk membanggakan diri di hadapan orang lain. Jika seseorang melakukan amal perbuatan dengan tujuan ingin dipuji, ia cenderung berupaya menunjukkan kebaikannya secara berlebihan. Ini adalah salah satu akibat dari tidak ikhlasnya niat dalam beramal.

3. Merugikan diri sendiri

Perilaku mencari pengakuan dari orang lain dapat merugikan diri sendiri dalam jangka panjang. Ketika seseorang terlalu bergantung pada pujian dari orang lain, ia kehilangan kesadaran akan tujuan sebenarnya dari amal perbuatan, yaitu mendekatkan diri kepada Allah Swt.

4. Mengabaikan nilai-nilai kejujuran

Ketika niat beramal perbuatan sudah terkontaminasi oleh motivasi yang salah, seseorang cenderung mengabaikan nilai-nilai kejujuran. Mereka mungkin melakukan amal perbuatan bukan karena bekerja keras dan berkualitas, melainkan sekadar pencitraan semata. Hal ini jelas bertentangan dengan prinsip-prinsip kejujuran dalam agama.

5. Berpotensi melenceng dari ajaran agama

Saat motivasi melakukan amal perbuatan hanya untuk mendapatkan pengakuan dari orang lain, seseorang berisiko melenceng dari ajaran agama yang sebenarnya. Mereka mungkin mengabaikan prinsip-prinsip dasar, seperti beramal dengan ikhlas, rendah hati, dan berbuat baik tanpa mengharapkan balasan.

Mengubah Niat menjadi Ikhlas untuk Mendapatkan Ridha Allah

Melihat dampak negatif yang bisa ditimbulkan ketika seseorang melakukan amal perbuatan karena ingin dipuji orang lain, kita perlu mengubah motivasi dan niat kita agar lebih ikhlas dalam beramal. Berikut beberapa langkah yang dapat diambil:

1. Introspeksi diri

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah introspeksi diri. Coba renungkan apa yang menjadi motivasi sebenarnya dalam melakukan amal perbuatan. Apakah karena ingin mendapatkan pujian dari orang lain atau karena ingin mendapatkan ridha Allah? Jujurlah pada diri sendiri dalam menganalisis niat dan motivasi tersebut.

2. Meningkatkan kesadaran spiritual

Meningkatkan kesadaran spiritual menjadi langkah berikutnya dalam mengubah niat menjadi ikhlas. Dengan meningkatkan kecintaan dan kehormatan kepada Allah Swt, kita akan lebih memahami pentingnya amal perbuatan yang dilakukan semata-mata untuk mendekatkan diri kepada-Nya.

3. Menjaga hati tetap tulus

Hati yang tulus adalah kunci utama dalam melakukan amal perbuatan. Jaga hati agar tetap tulus dan terhindar dari niat yang salah. Ingatlah bahwa amal perbuatan yang tulus dilakukan akan membuahkan pahala yang berlipat ganda di sisi Allah Swt.

4. Bersikap rendah hati

Bersikap rendah hati adalah sikap yang perlu dijunjung tinggi dalam beramal perbuatan. Hindari kesombongan dan rasa ingin dipuji oleh orang lain. Ingatlah bahwa Allah Maha Mengetahui segala niat dan perbuatan kita.

5. Fokus pada nilai-nilai agama

Terakhir, fokuslah pada nilai-nilai agama dalam melakukan amal perbuatan. Ingatkan diri sendiri bahwa amal perbuatan bukanlah ajang pamer kebaikan, tetapi merupakan bentuk ibadah yang harus dilakukan dengan ikhlas dan benar.

Kesimpulan

Dalam Islam, amal perbuatan yang dilakukan karena ingin dipuji orang lain bukanlah tindakan yang dianjurkan. Sebagai umat Muslim, kita harus berusaha menjaga niat agar tetap ikhlas dalam beramal, karena hanya dengan niat yang ikhlas kita dapat meraih ridha Allah Swt. Melakukan amal perbuatan untuk mencari pujian hanya akan merugikan diri sendiri dan memudarkan nilai-nilai kejujuran dalam agama. Oleh karena itu, mari tingkatkan kesadaran akan pentingnya ikhlas dalam beramal perbuatan agar kita dapat mendapatkan pahala yang sebenarnya.

Disclaimer

Artikel ini disusun dalam upaya untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang masalah melakukan amal perbuatan karena ingin dipuji orang lain. Namun, pembaca tetap bertanggung jawab penuh atas tindakan dan keputusan yang diambil. Penulis tidak bertanggung jawab atas hasil yang mungkin terjadi akibat penggunaan informasi dalam artikel ini.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *