Lingkungan terdiri dari dua komponen utama, yaitu komponen biotik dan abiotik. Komponen biotik yang khas terdapat pada ekosistem sawah adalah?

Soal Pilihan Ganda

Lingkungan terdiri dari dua komponen utama, yaitu komponen biotik dan abiotik. Komponen biotik yang khas terdapat pada ekosistem sawah adalah?

  1. tanaman jagung dan belalang
  2. tanaman kedelai dan ulat
  3. tanaman padi dan katak
  4. rumput dan semut
  5. Semua jawaban benar

Jawaban: C. tanaman padi dan katak

Dilansir dari Encyclopedia Britannica, Lingkungan terdiri dari dua komponen utama, yaitu komponen biotik dan abiotik. Komponen biotik yang khas terdapat pada ekosistem sawah adalah tanaman padi dan katak.

Halo Sahabat Santri Nesia, dalam artikel ini kita akan membahas tentang lingkungan dan komponen-komponennya, khususnya dalam ekosistem sawah. Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar kita yang dapat mempengaruhi kehidupan dan interaksi makhluk hidup. Komponen lingkungan terdiri dari dua bagian utama, yaitu komponen biotik dan abiotik. Dalam konteks ekosistem sawah, terdapat komponen biotik yang sangat khas dan mempengaruhi keanekaragaman hayati di dalamnya. Mari kita jelajahi lebih lanjut mengenai komponen biotik pada ekosistem sawah.

Komponen Biotik dan Abiotik

Dalam ekosistem, terdapat dua komponen utama yang saling berinteraksi, yaitu komponen biotik dan abiotik. Komponen biotik meliputi seluruh organisme yang hidup di dalam ekosistem, seperti tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme. Sedangkan komponen abiotik meliputi unsur-unsur alam yang tidak hidup, seperti air, udara, tanah, suhu, cahaya, dan kelembaban. Kedua komponen ini saling berhubungan dan mempengaruhi kelangsungan hidup makhluk hidup di dalamnya.

Komponen Biotik pada Ekosistem Sawah

Dalam ekosistem sawah, komponen biotik yang khas terdapat terdiri dari:

1. Tumbuhan Padi

Tumbuhan padi (Oryza sativa) merupakan salah satu komponen biotik utama dalam ekosistem sawah. Padi adalah tanaman utama yang ditanam di sawah dan menjadi sumber pangan bagi sebagian besar penduduk di Indonesia. Tumbuhan padi memiliki peran penting dalam mempertahankan keanekaragaman hayati dan menjaga kesinambungan ekosistem sawah.

2. Gulma

Gulma atau rumput liar adalah tumbuhan yang tumbuh di antara tanaman padi pada ekosistem sawah. Meskipun dianggap mengganggu, gulma memiliki peran penting dalam menjaga kesuburan tanah dan mengontrol hama. Beberapa jenis gulma juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak.

3. Mikroorganisme Tanah

Ekosistem sawah juga memiliki keberagaman mikroorganisme tanah yang berperan dalam proses dekomposisi bahan organik, pembentukan humus, dan menjaga keseimbangan ekosistem. Bakteri dan fungi adalah contoh mikroorganisme tanah yang berperan penting dalam ekosistem sawah.

4. Serangga dan Hewan Lainnya

Ekosistem sawah merupakan habitat bagi berbagai jenis serangga dan hewan lainnya, seperti capung, burung, katak, ular, dan ikan. Serangga seperti lebah memiliki peran penting dalam penyerbukan tanaman padi, sedangkan ikan dan katak berperan dalam mengendalikan populasi hama.

5. Mikroorganisme Air

Air yang ada di dalam sawah juga merupakan habitat bagi berbagai mikroorganisme air, seperti fitoplankton dan zooplankton. Mikroorganisme ini berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem air di dalam sawah.

Kesimpulan

Dalam ekosistem sawah, komponen biotik yang khas terdapat meliputi tumbuhan padi, gulma, mikroorganisme tanah, serangga dan hewan lainnya, serta mikroorganisme air. Semua komponen biotik tersebut saling berinteraksi dan mempengaruhi kesinambungan ekosistem sawah. Keanekaragaman hayati dalam ekosistem sawah sangat penting untuk mempertahankan produktivitas pertanian dan keseimbangan lingkungan. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya pelestarian dan pengelolaan ekosistem sawah dengan memperhatikan komponen-komponen biotik yang ada di dalamnya.

Kata Penutup

Demikianlah artikel mengenai komponen biotik yang khas terdapat pada ekosistem sawah. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan Anda mengenai pentingnya memahami komponen-komponen lingkungan dalam ekosistem sawah. Mari kita jaga kelestarian dan keanekaragaman hayati di dalam ekosistem sawah untuk keberlanjutan pertanian dan kehidupan kita semua.

Disclaimer: Artikel ini disusun untuk keperluan SEO dan ranking di mesin pencari Google. Informasi yang disajikan dalam artikel ini bersifat informatif dan bukan sebagai saran atau rekomendasi medis, hukum, atau keuangan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *