Berikut Yang termasuk ciri-ciri organisasi pergerakan nasional, kecuali?

Soal Pilihan Ganda

Berikut Yang termasuk ciri-ciri organisasi pergerakan nasional, kecuali?

  1. Tujuannya jelas
  2. Sifat keanggotaan dari berbagai lapisan
  3. dilandasi oleh paham kebangsaan/nasionalisme
  4. didominasi oleh kalangan pribadi
  5. Semua jawaban benar

Jawaban: D. didominasi oleh kalangan pribadi

Dilansir dari Encyclopedia Britannica, Berikut Yang termasuk ciri-ciri organisasi pergerakan nasional, kecuali didominasi oleh kalangan pribadi.

Halo Sahabat Santri Nesia, dalam artikel ini kita akan membahas tentang ciri-ciri organisasi pergerakan nasional yang harus kita ketahui. Organisasi pergerakan nasional merupakan suatu kelompok atau badan yang berperan dalam memperjuangkan kepentingan suatu bangsa atau negara. Namun, tidak semua ciri-ciri organisasi pergerakan nasional berlaku untuk setiap organisasi. Dalam artikel ini, kita akan melihat beberapa ciri-ciri umum dari organisasi pergerakan nasional, kecuali beberapa yang tidak termasuk dalam kategori ini.

Ciri-Ciri Umum Organisasi Pergerakan Nasional

1. Memiliki Tujuan yang Jelas

Organisasi pergerakan nasional memiliki tujuan yang jelas dalam memperjuangkan kepentingan bangsa atau negara. Tujuan tersebut biasanya terkait dengan perubahan sosial, politik, atau ekonomi yang dianggap penting untuk kemajuan bangsa.

2. Memiliki Struktur Organisasi

Organisasi pergerakan nasional biasanya memiliki struktur organisasi yang terdiri dari pemimpin, pengurus, dan anggota. Adanya struktur organisasi ini memungkinkan pengambilan keputusan dan pelaksanaan aksi yang efektif dalam mencapai tujuan organisasi.

3. Menggalang Dukungan Massa

Organisasi pergerakan nasional cenderung aktif dalam menggalang dukungan massa. Mereka melakukan berbagai kegiatan seperti aksi demonstrasi, kampanye, dan pembentukan jaringan untuk memperoleh dukungan dari masyarakat luas.

4. Bersifat Non-Governmental

Biasanya organisasi pergerakan nasional bersifat independen dan tidak terafiliasi dengan pemerintah. Mereka bergerak secara mandiri dalam menjalankan kegiatan-kegiatan perjuangannya tanpa campur tangan dari otoritas pemerintah.

5. Melakukan Advokasi dan Kampanye

Organisasi pergerakan nasional seringkali melakukan advokasi dan kampanye untuk memperjuangkan tujuan mereka. Mereka berupaya membuat kesadaran publik mengenai isu-isu yang mereka anggap penting dan mempengaruhi perubahan kebijakan pemerintah.

6. Menggunakan Media Sosial dan Teknologi

Dalam era digital seperti sekarang ini, organisasi pergerakan nasional semakin menggunakan media sosial dan teknologi sebagai sarana untuk menyampaikan pesan, menggalang dukungan, dan mengkoordinasikan gerakan mereka. Hal ini memungkinkan mereka untuk mencapai khalayak yang lebih luas dan berinteraksi dengan anggota serta simpatisan organisasi mereka.

7. Mengedepankan Solidaritas dan Kebersamaan

Organisasi pergerakan nasional cenderung mengedepankan solidaritas dan kebersamaan antara anggota. Mereka memiliki semangat untuk saling mendukung dan bekerja bersama dalam mencapai tujuan bersama, serta menjaga kekompakan dalam menjalankan aksi-aksi perjuangan.

Ciri-ciri Organisasi Pergerakan Nasional yang Tidak Termasuk

1. Bersifat Ekstremis atau Radikal

Sebagian organisasi pergerakan nasional dapat memiliki paham ekstremis atau radikal yang mengajak aksi kekerasan sebagai metode perjuangan. Paham ini tidak termasuk dalam ciri-ciri umum organisasi pergerakan nasional yang bersifat damai dan mengedepankan perubahan melalui jalur yang demokratis.

2. Tidak Menghargai Kebebasan dan Hak Asasi Manusia

Beberapa organisasi pergerakan nasional dapat mengabaikan kebebasan dan hak asasi manusia dalam menjalankan aksi perjuangan mereka. Hal ini meliputi penggunaan kekerasan, pelanggaran privasi, serta tindakan-tindakan lain yang melanggar hak-hak individu yang wajib dihormati.

3. Terlibat dalam Aktivitas Kriminal

Organisasi pergerakan nasional yang terlibat dalam aktivitas kriminal tidak termasuk dalam ciri-ciri umum. Aktivitas kriminal tersebut meliputi penyalahgunaan kekuasaan, pemerasan, pencucian uang, atau tindakan kriminal lainnya yang bertentangan dengan etika dan hukum yang berlaku.

4. Menghasut Konflik dan Kekerasan

Bagian dari organisasi pergerakan nasional mungkin berupaya menghasut konflik dan kekerasan antar kelompok atau komunitas. Tindakan ini tidak sesuai dengan ciri-ciri umum organisasi pergerakan nasional yang bertujuan memperjuangkan kepentingan nasional secara damai dan memberikan perubahan positif untuk masyarakat.

5. Tidak Menghargai Keragaman dan Pluralisme

Organisasi pergerakan nasional yang tidak menghargai keragaman dan pluralisme dalam masyarakat tidak termasuk dalam ciri-ciri umum. Mereka mungkin berusaha menciptakan homogenitas dan menentang perbedaan serta kebebasan berpendapat yang ada dalam masyarakat.

6. Menentang Prinsip Demokrasi

Beberapa organisasi pergerakan nasional mungkin menentang prinsip demokrasi dan mengadvokasi bentuk pemerintahan yang otoriter atau otoriteritas. Sebagai ciri-ciri umum, organisasi pergerakan nasional mengedepankan perubahan melalui jalur yang demokratis dan menghormati prinsip-prinsip demokrasi.

7. Tidak Transparan dalam Pengelolaan Dana

Organisasi pergerakan nasional yang tidak transparan dalam pengelolaan dana mereka tidak termasuk dalam ciri-ciri umum. Mereka mungkin terlibat dalam penyalahgunaan dana, korupsi, atau praktik-praktik keuangan lainnya yang tidak etis dan tidak sesuai dengan prinsip-prinsip yang seharusnya dijunjung tinggi oleh organisasi pergerakan nasional.

Kesimpulan

Dalam artikel ini, kita telah melihat beberapa ciri-ciri umum organisasi pergerakan nasional, kecuali beberapa yang tidak termasuk dalam kategori ini. Ciri-ciri tersebut meliputi memiliki tujuan yang jelas, memiliki struktur organisasi, menggalang dukungan massa, bersifat non-governmental, melakukan advokasi dan kampanye, menggunakan media sosial dan teknologi, serta mengedepankan solidaritas dan kebersamaan. Namun, terdapat juga organisasi pergerakan nasional yang tidak memenuhi ciri-ciri tersebut, seperti yang bersifat ekstremis atau radikal, tidak menghargai kebebasan dan hak asasi manusia, terlibat dalam aktivitas kriminal, menghasut konflik dan kekerasan, tidak menghargai keragaman dan pluralisme, menentang prinsip demokrasi, dan tidak transparan dalam pengelolaan dana. Penting bagi kita untuk memahami perbedaan ini agar dapat mengidentifikasi organisasi pergerakan nasional yang sesuai dengan nilai-nilai yang kita anut dan mendorong perubahan yang positif dalam masyarakat.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan tidak bermaksud untuk mendiskreditkan atau menyebabkan kerugian kepada organisasi pergerakan nasional manapun. Kesimpulan yang diambil didasarkan pada data dan informasi yang tersedia serta dapat berbeda dengan opini pribadi pembaca.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *